Kamis, 02 Agustus 2018

Bahasa Palembang Sehari-Hari Part 2

Assalamu'alaikum sobat jumpa lagi sama saya blogger kelas teri bermental hiu
Pada kesempatan kali ini saya akan lanjutkan dulu pembahasan tentang bahasa Palembang sehari-hari
Sebelum ke TKP saya akan mencoba menjelaskan dulu bahasa bahasa yang ada di kota Palembang
O ya sobat di Palembang tu banyak banget bahasa bahasa daerah di antara nya bahasa Palembang asli,Palembang sehari hari,bahasa Melayu,bahasa komering,bahasa pegagan,bahasa Sekayu  dan masih banyak lagi
Terkadang jangan kan sobat yang baru pertama kali ke kota Palembang kami sama sama orang Sumsel pun bingung dengan apa yang di ucapkan lawan bicara kami maka nya biar komunikasi nya lancar maka nya kami orang Sumsel menjadi kan bahasa Palembang sehari hari sebagai bahasa resmi
FYI sobat di Palembang itu penggunaan bahasa Indonesia masih sedikit mungkin karena kami terbiasa dengan bahasa Palembang lagi pula logat bahasa Palembang dan Indonesia jelas berbeda
, Bahasa Palembang lebih singkat dibandingkan bahasa Indonesia untuk penjelasan nya nanti akan saya jelaskan

Saya pribadi dalam berkomunikasi dengan keluarga dan tetangga menggunakan bahasa Palembang dan Melayu
Tapi bahasa Melayu kami beda dengan Bahasa Melayu Riau atau pun bahasa Upin dan Ipin hehehe
Bahasa Melayu kami sudah melebur dengan bahasa Palembang walaupun ada persamaan nya tapi mungkin hanya sekitar 30% saja dengan bahasa Upin dan Ipin
Saat Anda pertama kali menginjakkan kaki di kota pempek ini mungkin sobat agak bingung dan sedikit merasa was was takut ini lah takut itulah
 Terlebih setelah mendengar apa yang di ucapkan masyarakat setempat apalagi dahulu Palembang di kenal dengan pradigma negatif yaitu kota preman
Tapi sobat tidak perlu takut dan merasa tidak nyaman karena Palembang sebagai kota preman itu menurut saya hanya mitos belaka
memang mungkin sebagian ada oknum oknum seperti itu tapi percaya lah itu hanya segelintir saja
Fakta nya orang Palembang tu ramah ko kalau sobat bertanya insyaallah pasti di jawab tapi mungkin cara memberikan informasi kepada sobat beda dengan orang jawa soal nya prinsip orang Palembang tu simpel tapi pasti
Baiklah daripada dari pada panjang lebar kita langsung ke TKP aja hoho

Contoh bahasa Palembang

A : Loer apo kabar ? { sob apa kabar } ?

B : alhamdulilah baek loer ! { alhamdulilah baik sob }

A : Oh ya loer bsok kau jadi dak ke Jakabaring ? { Besok kamu jadi nga ke Jakabaring } ?

B : Insyaallah jadi loer kalu dak #katek kendala  { insyaallah jadi sob kalau #tidak ada kendala  }

A : Bagus lah kalu *cak/mak* itu { Baguslah kalau begitu }
 *Cak itu /Mak itu  = begitu

B : Memang nyo ngapo loer ! kau dak jadi #pegi yo ? {  memang nya kenapa sob ! Kamu tidak jadi #pergi ya } ?

A : Dak taulah loer pening palak aku ! { tidak lahu lah sob pusing kepala aku }

B : Ngapo pacak pening itu ?  { kenapa bisa pusing itu   } ?

A : Dak ketek kendaraan loer ! Besok motor aku ini nak di pake kakak aku
{ Tidak ada kendaraan sob ! Besok motor aku ini mau di pakai kakak aku }

B : Kalu cuma Mak itu masalah nyo ngapo kau nak pening2 ! melok aku bae {  kalau cuma begitu masalah nya kenapa kamu mau pusing pusing ! Ikut aku ajalah }

A : Nah loer itu lah masalah nyo ! Wong rumah aku nak melok jugo  { Na sob itulah masalah nya pacar/istri aku mau ikut juga }

B : Na kalu Cak itu/Mak itu kau peker lah dewek haha { na kalau begitu kamu pikirkan sendiri haha }

A : Ngomong2 kau sudah makan belom { ngomong2 kamu sudah makan belom }

B : Blom lah loer { belum lah sob }

A : Kalu belom makan payo kito cari tempat makan dulu { kalau belum makan ayo kita cari tempat makan dulu }

B : Payo { ayo }

A : Oh yo loer kau nak makan apo ? { Oh ya sob kamu mau makan apa ? }

B : Aku pesen Tekwan samo es teh baelah  { aku pesan Tekwan sama es teh ajalah }
 #Tekwan adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari tepung yang cara pembuatan nya seperti pembuatan pempek tapi ukuran nya lebih kecil dan berbentuk bulat seperti kelereng dan di sajikan dengan kuah

A : Kalu aku pesen model bae yo bik/tante { kalau aku pesan model aja ya bik/tente}

B : Oh yo bik jadi berapo rego galo galo nyo  *sambil menyebutkan menu yang pesan tadi *
{ Oh ya bik jadi berapa harga semua nya ?

C : Rp 45.000

B : Na bik *membayar dan langsung pergi*

A : Oh yo loer sekarang kito nak ke mano lagi ? { oh ya sob sekarang kita mau ke mana lagi }

B : Basenglah nx ke mano aku nurut bae asak kamu galak nyuper motor bae haha { terserah lah mau Kemana aku ikut aja asal kamu mau menyupir motor aja haha }

A : oke lah kalu Mak itu ! Kito ke venue volly pantai baelah { Okelah kalau begitu ! Kita ke venue volly pantai aja lah }

B : Loer jingok bae ngapo lah wong rame2 di situ ?  { sob lihat aja kenapa orang ramai di situ } ?

A : ngapo ye ! Kito jingok langsung bae { kenapa ya kita lihat langsung aja }

B : Ado atlet loer ! Kito  nak photo jugo dak { ada atlet sob ! Kita mau photo juga nga ? }

A : photo lah loer kageg aku pulo' { photo lah sob ! Nanti aku pula }

Sebelum mengakhiri pertemuan kita kali ini saya tuliskan kata kata yang mungkin familier di telinga sobat

#Kito Pacak = Kita Bisa
#Belagak = Cantik atau tampan
#Ketek = Kendaraan bermotor untuk mengelilingi sungai Musi bukan yang bau itu hehe
Jerambah = Jembatan maka nya sebagai an orang Palembang menyebut jembatan Ampera sebagai jerambah proyek

Oh ya sob mungkin sampai di sini dulu aja pembahasan di kesempatan hari ini
Apabila ada minus dan salah ketik mohon di maafkan dan insyaallah di perbaiki serta di lanjutkan lagi di kesempatan berikut nya

Wassalam


<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-6219073162998457"
     crossorigin="anonymous"></script>




O

Selasa, 31 Juli 2018

Sejarah Singkat Desa Pedu

Assalamu'alaikum sobat jumpa lagi sama saya blogger kelas teri bermental hiu hehe
Berhubungan belum ada kesibukan maka Pada kesempatan Kali ini saya akan membahas tentang sejarah Singkat Desa Pedu
Langsung ke TKP aja ya
Desa Pedu adalah salah satu desa di kecamatan jejawi kabupaten ogan komering Ilir provinsi Sumatera selatan Indonesia
Desa pedu terletak di sebelah selatan kota Palembang atau berjarak 20-30 menitan dari pusat kota
Walaupun jarak nya sangat dekat dengan pusat kota Palembang tapi desa ini malah masuk ke kecamatan jejawi
Dahulu desa pedu termasuk ke dalam kecamatan SP Padang tapi sekitar tahun 2002 masuk ke kecamatan jejawi
Oh ya sobat awal2 nya desa ini bernama patar embun konon menurut warga setempat desa ini lebih dahulu timbul dibandingkan bukit si guntang yang ada di kota Palembang
Bukit saya timbul saat pagi hari atau waktu embun masih banyak sedangkan bukit diguntang pada siang nya
Mungkin dari sini lah awal nama patar embun tapi kebenaran nya masih belum di ketahui pasti

Desa Pedu juga menjadi saksi perjuangan ulama besar yaitu kyai muara ogan terbukti dari peninggalan nya berupa masjid yang di beri nama baitul Rahman
Dahulu di depan pintu masjid sebelah timur terdapat gundukan tanah yang kata masyarakat sekitar sebagai tempat sang kyai membuang ludah
Namun pada tahun 2009 salah seorang calon bupati ogan komering Ilir yang mempunyai garis keturunan Desa Pedu bersedia menginfakkan harta nya untuk pembangunan masjid baitul Rahman sehingga masjid yang dahulu nya bercorak kuno menjadi nuansa modern
Sehingga peninggalan sang kyai berupa gundukan tanah ikut tertimbun namun beberapa bulan kemudian gundukan tanah tersebut di Galih atas permintaan anak keturunan sang kyai yang bermimpi sang kyai meminta supaya gundukan tanah bekas ludahan nya di digalih sehinggal kini kalau pembaca blogger ini berkunjung ke desa pedu Sobat bisa melihat peninggalan sang kyai yang berada di dalam manara masjid
Selain itu juga di sisi masjid terdapat makam keramat Raden Ayu yang Bergelar ratu Sugi atau kaya
Selain makam keramat Raden ayu di desa pedu juga terdapat beberapa makam keramat yaitu Raden Alik,makam cek Batun dan masih banyak yg lain nya yang kebenaran masih saya coba cari
Kata masyarakat setempat desa ini di jaga tiga makhluk mistis di wilayah sungai berupa buaya
Di sisi barat di jaga keramat Cek Batun di sisi tenga di jaga keramat batang Malang dan di sisi timur di jaga oleh keramat batang buruk .
Keramat barang buruk menurut warga dahulu saat air surut yang hanyut ke arah timur tapi ada batang buruk atau kayu tua yang malah hanyut ke arah barat batang tersebut terus hanyut seolah-olah mencari tempat yang cocok sehingga batang buruk ini singga di suatu tempat dan menetap di sana
Kebenaran nya dapat di buktikan sampai saat ini
Selain kekuatan mistis wilayah sungai di Desa pedu juga menyimpan tempat2 mistis di wilayah perbukitan nya di antara nya Bukit Dabuk Kuring*Belang*,bukit Sayak ,bukit Jumina,Bukit Sekuku dan masih banyak bukit2 yang lain nya

Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan  tentang perjuang singkat sang kyai muara ogan membangun masjid baitul Rahman Serta karomah2 beliau selama di perjalanan dari masjid muara ogan yang berada di kota Palembang menuju Desa pedu
Oh ya sebelum saya menceritakan FYI cerita ini saya dapat dari ibu saya yang kata nya dahulu ia pun di ceritakan sama kakek nya Atau kakek buyut saya yang tak lain adalah salah seorang rombongan sang kyai yang membawa bahan2 untuk pembuatan masjid
Dahulu untuk menjangkau desa pedu itu sangat sulit salah satu akses masuk hanya lah melewati sungai-sungai belum lagi dengan kondisi pasang surut dan tonggak2 besar yang menghalangi perjalanan
Pada waktu mau masuk desa pedu kondisi air sangat lah surut belum lagi dengan kondisi jarak yang cukup jauh sehingga rombongan yang mendayung meminta sang kyai untuk berhenti sambil menunggu air pasang tapi sang kyai tersenyum sambil berkata dalam bahasa Palembang ''Beguyur baelah siapo tau kegek banyu nyo pasang ''/ Lanjut sesampai nya saja lah siapa tau nanti air nya segera pasang ^^ setalah sang kyai berkata begitu air pun langsung pasang sehingga para rombongan pun dapat melanjutkan perjalanan di tengah perjalanan pun para rombongan termasuk kakek buyut saya pun kelaparan dan mereka pun berkata ^Pak kyai istirahat dahulu aja ^ sang kyai pun mengangguk tanda setuju dan sang kyai pun berkata kepada rombongan kalian kelaparan ya ? Rombongan pun menjawab ;Iya Pak
Kyai : kalu lapar makan bae siso nasi kito tadi { kalau lapar makan aja sisa nasi kita tadi }
Rombongan : Mak mano nak makan nyo lagi Pak kyai nasi nyo basi { bagaimana mau di makan Pak kyai nasi nya sudah basi }
Pak kyai : 😊😊 makan baelah lemak nasi tu { makan sajalah enak nasi tu }
Rombongan pun sedikit ragu dan membuka nasi yang sudah mau basi itu pas di coba ternyata nasi yang sudah mau basi itu beruba manis seperti tape ketan
Rombongan pun langsung menghabiskan sisa nasi yang sudah hampir basi sebelum nya tadi
Setelah menyantap nasi yang berubah menjadi tape tadi rombongan pun melanjutkan perjalanan lagi setelah berjalan cukup jauh rombongan pun meminta izin kepada sang kyai untuk istirahat sejenak
Rombongan : Pak kyai kito istirahat dulu yo { Pak kyai kita istirahat dulu ya }
Pak kyai : 😊😊
dan berkata kepada rombongan nya '' Haus apo ? Rombongan pun menjawab iyo Pak Kyai
Sang kyai pun tersenyum kalu kamu haus makan aja buah itu sambil menunjuk kan buat beracun yang
Rombongan pun kaget karena mereka tahu buat yang di tunjukkan sang kyai tadi beracun mereka pun berkata '' Dak usah lah Pak kyai buah itu beracun sanga kyai pun tersenyum dan berkata '' kamu cubo dulu bae lemak buah itu { Kamu coba dulu aja enak buah itu } rombongan pun sedikit ragu dan mengambil buah itu lalu memakan nya subhanallah buah yang awal nya beracun itu berubah menjadi sangat enak dan manis
Mereka pun memakan buah itu lalu sang kyai berkata ''tapi kageg laen kali jangan di ulangi lagi '' { tapi nanti lain waktu jangan di ulangi lagi ya } rombongan pun mengangguk tanda mengerti setalah makan mereka pun melanjutkan perjalanan menuju desa pedu


Itulah beberapa karomah yang di berikan Allah SWT kepada sang kyai di saksikan oleh rombongan termasuk kakek buyut saya sendiri
Mungkin dialog sang kyai dengan rombongan nya berbeda jauh dengan kenyataan nya dari pada yang saya tuliskan di atas
Tapi minimal saya tidak akan menambah atau pun mengurangi sedikitpun cerita dari ibu saya yang di ceritakan oleh kakek buyut saya
Dialog yang saya tulisan supaya bisa dimengerti oleh pembaca blogger ini
Mungkin ada teman2 atau keturunan dari sang kyai yang membaca tulisan saya ini dan ada kesalahan mohon di maafkan karena saya hanya berusaha mengangkat sejarah sang kyai supaya tidak termakan zaman
Sampai di sini dulu pembahasan saya pada kesempatan kali ini
Saya mengharapkan doa dari pembaca blogger ini supaya kita di tetap di berikan kesabaran dan kesempatan untuk berkarya menggali potensi yang ada di dalam diri kita masing-masing-masing
Semoga di lain kesempatan saya bisa menjabarkan satu Persatu lokasi dan keramat yang ada di desa pedu ini

Wassalam



Akhir kata kritik dan saran membangun dari sobat pembaca blogger ini sangat saya harapkan

Wassalam

  #IG12
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-6219073162998457"
     crossorigin="anonymous"></script>


Jumat, 27 Juli 2018

Apa itu C~I~N~T~A

Malam sobat dunia maya Pada kesempatan pertama ini saya akan membahas Apa sih cinta itu ? Tapi di sini saya akan membahas nya secara random #CINTA Kata2 itu sangat familier di telinga kita tapi tidak sedikit yang bisa memahami nya secara sempurna Walaupun sejak kecil kita sudah di ajarkan tentang cinta cinta kepada orang tua,kepada benda kepada lingkungan dan setelah akil baligh kita mulai di ajarkan cinta kepada lawan jenis entah dari lingkungan atau pun teman Namun cinta yg utama itu adalah cinta kepada yang maha utama yaitu Allah SWT dan nabi Muhammad SAW Namun sebagai manusia yg super lemah keimanan nya kita sering mengabaikan cinta kita kepada sang Khalik Kita sering menomor belakangan sang maha pencipta Bukti nya ketika Allah memanggil kita masih saja melotot in time line Facebook berharap si doi mengirimkan pesan sayang atau memberikan komentar cinta nya di status kita Sehinggal panggilan azan berlalu begitu saja Kita sering tertipu dengan yang nama nya cinta , kita selalu berpikir bahwa cinta itu hanya untuk memenuhi nafsu manusiawi saja Maka nya kita sering memilih wanita yg pakai rok mini yg mengobral aurat nya untuk siapa saja yang mau Kalau ada wanita yg menutup aurat nya sering di anggap kolot dan kampungan dan sok alim padahal menutup aurat itu perintah Allah tapi kenapa masih banyak yg mempersalahkan nya ??? Begitu juga Wanita sering tertipu dengan lelaki yang gaya trendi dan memakai Inova maupun ninja Kalau sudah melihat Inova ataupun ninja mereka sudah gelap mata Berharap di ajak2 jalan2 kesana kemari modal bensin dan jajaran ringan sudah mau menyerahkan kehormatan Tapi kalau ada lelaki yg suka ke masjid mereka kaya melihat malaikat isroil Tidak ada sedikit pun niatan untuk mendukung apalagi mengikuti ke masjid untuk menjadi Makmum ? Jangan tengok kiri kanan atau menyalahkan sana sini tapi mulai lah introspeksi diri kita masing2 ,,,,, Mungkin pada kesempatan malam ini akan saya tutup sampai di sini dulu insyaallah kalau ada waktu akan saya lanjutkan pada lain waktu Di part II Wassalam

***Kritik dan saran langsung DM atau WhatsApp aja***